Jumat, 19 Februari 2016

Kisah Mengharukan “Pocahontas” Karakter Kartun Terkenal


Alur Cerita  di Film
Pocahontas adalah putri tunggal Kepala Suku Powhatan. Ibunya sudah meninggal. Pocahontas sangat menikmati hidup di alam bebas. Dia bersahabat dengan seekor rakun bernama Meeko dan burung bernama Flit. Ketika ayahnya sedang pergi berperang, Pocahontas mendapat mimpi aneh. Ketika Powhatan pulang dengan kemenangan, Pocahontas dipinang Kocoum, salah satu pasukan suku yang paling gagah berani. Pocahontas tidak pernah mencintai Kocoum. Dia juga merasa mimpinya berarti lain sehingga diapun bergegas menemui Nenek Willow, pohon tua yang bijaksana, untuk mengartikan mimpinya.

Di saat mencari arti mimpinya, Pocahontas melihat "awan aneh", yang sebenarnya adalah layar dari kapal Kapten John Smith dari Inggris. Pocahontas berkenalan dengan John Smith dan mereka saling jatuh cinta. Namun ternyata suku Indian dan pendatang dari Inggris saling bermusuhan.
Ketika Pocahontas dan John Smith mencari cara untuk membuat suku mereka saling bebaikan, Kocoum melihat mereka berciuman di hutan. Kocoum yang cemburu menyerang John Smith. Thomas, salah seorang rekan John Smith yang diam-diam mengikuti John Smith ke hutan, juga melihat kejadian tersebut. Thomas membunuh Kocoum dengan tembakannya. John Smith, melindungi Thomas dari orang Indian, menyerahkan diri agar Thomas selamat. Akibatnya, John Smith ditawan. Hukuman mati menantinya pada fajar esok harinya.

Pocahontas merasa sangat sedih. Dia akhirnya sadar bahwa yang berada dalam mimpinya adalah John Smith. Diapun bergegas berlari melindungi John Smith yang akan dibunuh Powhatan pagi itu di atas tebing. Pocahontas juga mengatakan bahwa kebencian telah membawa kedua suku saling berperang. Karena cinta Pocahontas dan John Smith, perang antara suku Indian dan pendatang Inggris dapat dihentikan.


Sepintas kisah Pocahontas terlihat begitu memukau dan penuh cinta. Namun yang terjadi tidaklah seperti kisah cinta seperti di film. Pocahontas diculik, diperkosa dan dibunuh. Ia ditangkap oleh pihak Inggris dan dijadikan tawanan. Suaminya dibunuh dan ia diperkosa berkali kali hingga hamil. Kemudian Pocahontas dinikahkan dengan petani tembakau agar kehamilannya terlihat sah. Pocahontas kemudian disimbolkan sebagai orang pribumi buas yang berhasil dijinakkan. Pocahontas tidak sengaja mendengar bahwa orang orang Inggris memiliki rencana untuk melenyapkan orang pribumi. Lalu Pocahontas yang berumur 20 tahun itu dibunuh  dengan racun karena orang orang Inggris takut rencana mereka disebarluaskan.



Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Powered by Blogger. Blogger Template by Intikali.org. Supported by Iskael and BlogSpot Design.